Tampilkan postingan dengan label just the two of us. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label just the two of us. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 Oktober 2012
THROUGH THE YEARS
I can't remember when you weren't there
When I didn't care for anyone but you
I swear we've been through everything there is
Can't imagine anything we've missed
Can't imagine anything the two of us can't do
Through the years, you've never let me down
You turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
I've never been afraid, I've loved the life we've made
And I'm so glad I've stayed, right here with you
Through the years...
I can't remember what I used to do
Who I trusted, who I listened to before
I swear you taught me everything I know
Can't imagine needing someone so
But through the years it seems to me
I need you more and more
Through the years, through all the good and bad
I know how much we had, I've always been so glad
To be with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years
Senin, 06 Februari 2012
Harta Karun
Rangkuman kenangan yang membuku rapi dalam pikiranku kian menurunkan suhu udara ruangan ini. Seperti menunggu disulut api dan terburai menyisakan potongan huruf-huruf tak terbaca.
Aku ingin tak bisa membaca kita. Meraba apa yang terjadi dan dikejutkan karenanya. Tapi kita, bagiku, telah menjadi sewajar menyikat gigi di pagi hari.
Menjalani hari-hari sebagai kita adalah mengisi teka-teki silang dengan menggenggam kunci jawaban. Kebiasaan yang menyenangkan. Hanya saja tanpa tantangan.
Namun kehidupan apa yang tanpa misteri. Suatu hari aku kepanikan mencari kotak obat yang tak pernah lupa kukembalikan pada tempatnya. Dia selalu disana. Dilaci nomor dua. Lalu aku terduduk kaku hingga melayu sendu. Bagaimana bisa sesuatu yang akrab dalam keseharianku luput begitu saja dari kendaliku.
Kejutan pun datang. Hentakanjantung yang segera mengirim pesan pada mata. Menderaskan buliran air yang berdesakan tetes demi tetes. Bagaimana jika itu kita, pikirku. Merayapi jemari dari genggaman yang telah lama disinggahi. Meloloskan diri tanpa kita sendiri sadari.
Tepat hari ini, 8tahun dengan lelucon yang terulang, tangisan yang berpulang, dan isi dada yang melapang. Aku dan kamu duduk sebagai kita yang biasa. Melantunkan senandung lawas dalam percakapan. Saling membaca garis tangan dan menemukan peta baru di dalamnya. Kamu bilang, "Kita adalah harta karun yang masih tak ditemukan. Menjejaki ribuan kali jalan yang sama dan tetap mencari-cari. Tapi kita menikmati."
Big thankful for the genius writer, Dalias lisdiarum.
Kamis, 21 Juli 2011
Together
Dalam doa dalam nada
Cinta dan angan selalu terukir
Dalam harap takkan hilang
Nada2 terindah.. rasa2 terdalam..
Mungkinkah dirimu merasa anganku
Tuhan sampaikan kita pada lembaran yang sama
Sejuknya hawaku bila didekatmu
Berikan semua restuMu izinkan kita lewati segala suka dan duka bersama
Jaga dia selamanya…
Kamis, 30 Juni 2011
when a man lost a woman
Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan,
Dia tidak akan menjawab apa-apa..kecuali saputan mendung di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya penghianatan,
kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang,
dia masih bertahan dalam bisunya, tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi.
Tetapi...coba tanyakan padanya , mengapa sudi dipecundangi cinta.
Yakinlah laki-laki itu pasti tertawa.
Menertawakan pertanyaanmu yang dianggapnya bodoh,lalu berkata,
"kalau kau pernah mengecap cinta, kau tak akan pernah bertanya"
Langganan:
Komentar (Atom)